Program Sikap

Program Sikap

Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Rabu, 20 Mei 2026, SLB Negeri Branjangan melaksanakan kegiatan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) sebagai bagian dari program penguatan pendidikan karakter dan ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

 

Kegiatan dilaksanakan bersama Ibu Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, serta seluruh siswa dengan penuh semangat dan kebersamaan melalui kegiatan panen hasil tanaman yang telah dirawat di lingkungan sekolah.

 

Program ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata bagi peserta didik dalam menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan sejak dini.

 

Melalui kegiatan panen tersebut, siswa diajak untuk mengenal proses bercocok tanam mulai dari penanaman, perawatan, hingga memanen hasil dengan pendampingan guru. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran kontekstual yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa berkebutuhan khusus.

 

Ibu Kepala Sekolah menyampaikan bahwa Program SIKAP tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan, tetapi juga membangun karakter peserta didik agar lebih mandiri, disiplin, aktif, serta memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat di masa depan.

 

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias dan kebersamaan. Seluruh warga sekolah turut berpartisipasi dalam proses panen sebagai wujud dukungan terhadap terciptanya sekolah yang inovatif, produktif, dan peduli lingkungan.

 

Harapan

Melalui Program SIKAP, diharapkan SLB Negeri Branjangan dapat terus mengembangkan budaya sekolah yang mandiri, kreatif, dan berkelanjutan serta menjadi inspirasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter, produktif, dan berbasis keterampilan hidup.

Upacara Bendera

Semangat Prestasi dan Karakter Hebat di Balik Upacara Bendera

(Senin, 11 Mei 2026) - Suasana pagi di halaman SLB Negeri Branjangan berlangsung penuh semangat dan khidmat dalam pelaksanaan Upacara Bendera hari Senin. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan bagi seluruh peserta didik.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara, Ibu Anis Yulia Rahman, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat siswa-siswi dalam menghadapi ajang FLS3N dan LKSN Tahun 2026. Beliau menegaskan bahwa prestasi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, berlatih, dan terus berkembang sesuai kemampuan terbaik masing-masing.

Anak-anak hebat SLB Negeri Branjangan telah menunjukkan dedikasi, semangat juang, dan rasa percaya diri yang luar biasa. Itu adalah prestasi yang sangat membanggakan, pesan beliau dalam amanat upacara.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh siswa yang bertugas sebagai petugas upacara. Dengan penuh tanggung jawab dan kerja sama, mereka telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga upacara berjalan tertib dan lancar. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa setiap siswa memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi.

Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, melainkan sarana membangun karakter disiplin, kemandirian, kepedulian, dan cinta tanah air. Dari barisan yang rapi, sikap hormat, hingga keberanian tampil di depan umum, semuanya menjadi proses pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SLB Negeri Branjangan terus tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, berkarakter, dan mampu meraih prestasi sesuai bakat serta kemampuan masing-masing.

Keterbatasan bukan penghalang untuk bersinar. Dengan semangat, usaha, dan doa, setiap langkah kecil akan membawa menuju masa depan yang luar biasa.

Upacara Bendera
Upacara Bendera

Upacara Bendera

Menanamkan Disiplin dan Kepedulian Lingkungan Melalui Upacara Bendera

(Senin, 18 Mei 2026)-Kegiatan Upacara Bendera hari Senin di lingkungan SLB Negeri Branjangan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan. Upacara menjadi sarana pembinaan karakter serta penguatan budaya disiplin bagi seluruh warga sekolah.

 

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ibu Devin menyampaikan amanat tentang pentingnya kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk membangun kebiasaan positif yang dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pada poin kedisiplinan, Ibu Devin menekankan pentingnya pembatasan penggunaan handphone (HP) di lingkungan kelas agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih fokus, tertib, dan kondusif. Penggunaan HP diharapkan tidak mengganggu konsentrasi belajar maupun interaksi positif antar siswa dan guru.

 

Selain itu, dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, beliau juga mengajak seluruh warga sekolah untuk mendukung gerakan hemat energi dengan mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan. Tidak hanya itu, gerakan bebas sampah plastik juga menjadi perhatian penting demi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

Melalui amanat tersebut, seluruh siswa diharapkan semakin memahami bahwa disiplin dan kepedulian lingkungan merupakan bagian dari karakter baik yang harus dibiasakan sejak dini. Lingkungan sekolah yang nyaman dan tertib akan tercipta apabila seluruh warga sekolah saling bekerja sama dan memiliki rasa tanggung jawab bersama.

Mulailah dari langkah kecil, karena kebiasaan baik hari ini akan menjadi karakter hebat di masa depan. Disiplin membentuk kesuksesan, dan kepedulian menjaga keberlangsungan kehidupan. 

Upacara Bendera

Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026: Bangkit Bersama Menuju Masa Depan Lebih Baik

(Rabu, 20 Mei 2026)-Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, keluarga besar SLB Negeri Branjangan melaksanakan kegiatan Upacara Bendera dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat perjuangan, serta motivasi untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Sekolah SLB Negeri Branjangan, Ibu Farida Intan Arrochim, S.Pd., menyampaikan amanat tentang makna Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat untuk terus bangkit, bersemangat, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan maupun proses belajar.

 

Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh siswa untuk mulai membangun kebiasaan baik dari hal-hal sederhana, seperti merapikan alat sekolah, menjaga kebersihan, disiplin, serta berani menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Menurut beliau, keberhasilan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.

 

Beliau juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta upacara:

 

Langkah kecil kalian hari ini adalah langkah besar untuk masa depan.


Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh siswa agar terus percaya diri, berani mencoba, dan tidak takut untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Semangat kebangkitan juga diharapkan tumbuh dalam diri para pendidik untuk terus mendampingi, membimbing, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

 

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, diharapkan seluruh siswa semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang mandiri, disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pantang menyerah. Sementara itu, Bapak dan Ibu guru diharapkan terus menjadi teladan, sumber inspirasi, serta penggerak semangat belajar bagi peserta didik di lingkungan sekolah.

 

Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Semangat nasionalisme yang tumbuh dalam kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan bersama akan membawa perubahan besar bagi masa depan bangsa.

Terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang telah menjadi bagian dari perjuangan mencerdaskan generasi bangsa. Bersama kita tumbuh, bersama kita bangkit, dan bersama kita melangkah menuju masa depan yang lebih baik. 

Upacara Bendera
Kontak Kami